Blog

 

MAKNA DAN FILOSOFI KAIN TENUN BADUY

MOTIF ADU MANCUNG Tenun baduy memiliki motif yang sangat bervariasi dan dari setiap motifnya memiliki makna, fungsi dan arti yang berbeda yang pada umumnya motif dari kain tenun baduy menyampaikan pesan-pesan moral yang positif. Pesan moral yang tercermin dari motif kain tenun baduy ini menitik beratkan pada alur hidup yang bijaksana dan sederhana motif kain tenun baduy juga menyampaikan bahwa di dunia ini terdapat suatu hal yang tak terduga, bisa kejadian yang membahayakan juga sesuatu yang membawa kita pada kebahagian.

Contohnya Tenun baduy motif Adu mancung. Kain tenun motif adu mancung ini secara adat khusus untuk laki-laki baduy luar dan hanya berbentuk sabuk ikat pinggang seukuran syal 20 x 170 cm yang di gunakan pada ritual adat pernikahan di baduy luar. Sabuk tenun motif adu mancung ini sebagai simbol dari harapan agar kelak di kemudian hari menjadi keluarga yang bahagia dengan ikatan suci untuk selamanya.

Motif ini sebetulnya sangat sederhana hanya terdiri dari dua objek segitiga sama sisi yang saling terhubung di ujungnya yang berjejer dan di apit oleh garis (tajur pinang) di atas dan bawahnya dan pada awalnya motif hanya dua warna yaitu hitam dan merah, warna merah dari motif adu mancung ini melambangkan seorang pria yang gagah berani dengan sikap dewasa yang siap untuk menjalani kehidupan yang penuh dengan tantangan. Warna hitam dari motif adu mancung ini simbol dari tuah adat yang tak boleh di langgar, bahwa di baduy warna hitam ini identik dengan tuah adat dan kebijaksanaan ketua adat yang mutlak adanya selain itu warna hitam di baduy sebagai warna yang sah menurut aturan adat sebagai warna yang bisa di gunakan sehari-hari sebagai warna busana dan lain sebagainya, selain putih dan biru tentunya. Jauh-jauh hari sebelum upacara pernikahan di adakan pihak mempelai perempuan harus menyiapkan beberapa perlengkapan yang mutlak harus ada sebagai simbol kesiapan mereka untuk menjalankan upacara pernikhan, perlengkapan ini di siapkan juga oleh pihak laki-laki “perlengakpan nyalinan” ini terdiri dari beberapa benda yang terdiri dari satu set baju adat, seperangkat perlengkapan rumah tangga dan beberapa lainya. Pihak perempuan menyiapkan satu set baju adat laki-laki, sabuk adu mancung ada di dalamnya begitu juga dengan pihak mempelai laki-laki menyiapkan satu set baju adat perempuan.

BACA JUGA

Cara merawat kain tenun baduy

BAGIKAN, SILAHKAN...

Tinggalkan Balasan