ORANG SUKU BADUY

Baduy seperti yang sudah kita kenal adalah masyarakat adat yang begitu teguh memegang adat istiadat dan kebudayaan dengan penuh keyakinan.

Orang baduy

yakin bahwa yang terbaik untuk kebaikan dunia adalah dengan cara menjalani kehidupan dengan sederhana jangan pernah berfikir semuanya harus dimiliki.
Dengan aturan adat yang melarang segala bentuk modernisasi, dan mengharuskan penggunaan benda yang bersifat tradisional yang bisa di buat sendiri dari bahan-bahan yang bisa di dapatkan dari hutan dan lingkungan sekitar dimana mereka tinggal . apapun itu semuanya dapat di manfaatkan untuk di buat menjadi sesuatu yang bisa berfungsi sebagai alat atau benda yang berguna untuk mempermudah aktifitas sehari-hari. Setiap anggota masyarakat adat suku Baduy sejak dini sudah di ajarkan nilai-nilai kesederhanaan itu dengan proses pendidikan yang ada, alhasil orang Baduy atau orang kanekes memiliki keterampilan untuk menciptakan peralatan-peralatan yang mereka butuhkan dengan menggunakan bahan-bahan yang mereka dapatkan di hutan sekitar mereka tinggal.
Keseharian orang Baduy yang tidak jauh dari alam, membuat mereka sadar bahwa pentingnya alam bagi kehidupan mereka, Menghargai alam dan mencintai lingkungan bukan isapan jempol belaka tapi itu sebuah kenyataan bagi masyarakat adat suku Baduy. Alam menjadi tumpuan ekonomi bagi masyarakat baduy karena sebagian besar profesi orang baduy adalah bercocok tanam atau bertani, komoditas pertanian yang biasa di tanam seperti padi (Oryza sativa L.), pisang , cabai rawit, kunyit(Curcuma longa), jahe Zingiber officinale, kencur (kaempferia galanga L.), Durian, Petai, Kelapa dll. Selain bercocok tanam orang suku baduy juga mengisi waktu luang untuk membuat aneka kerajinan tangan juga ada beberapa dari kita orang baduy yang berwira usaha baik itu menjual hasil bumi hasil pertanian atau menjual aneka kerajinan tangan dan tenun kepada pengunjung wisata saba budaya baduy, ada juga yang membuka usaha warung untuk menyedikan bahan sembako yang tidak di produksi sendiri seperti garam, minyak sayur dan lain sebagainya.
Yang sangat menarik untuk kita tengok adalah masyarakat adat suku baduy memiliki kain tenun baduy, kain tenun ini sebuah kebanggan bagi kita orang baduy. Selembar kain sangat besar makna nya bagi setiap orang. Tidak akan ada pakaian yang bisa membuat tubuh kita terlindung dari dingin nya udara jika tanpa ada kain.
Di masa silam pada saat indonesia di jajah belanda kata nenek PENULIS orang baduy boleh di katakan beruntung, kenapa karena di luar sana terdengar sangar sulit untuk mendapatkan sebuah pakaian atau kain, kalau adapun harga nya pasti mahal. Dengan menenun sendiri

orang suku baduy

dapat membuat baju sendiri dari kapas yang di pintal sendiri lalu di tenun secara tradisional setelah menjadi selembar kain lalu di jahit sendiri hingga menjadi sebuah baju yang layak di gunakan. Tenun baduy memiliki beberapa motif yang terinspirasi dari alam contoh beberapa nama-nama motif tenun baduy adalah suwat, adu mancung, poleng, aros dan jangawari.

BAGIKAN, SILAHKAN...

Tinggalkan Balasan